Selasa, 31 Maret 2009

Pijat, Tak Sekadar Melawan Pegal

Pijat merupakan salah satu pelarian bagi banyak orang bila terserang pegal linu di sekujur tubuh. Tak heran jika akhirnya banyak orang jatuh hati dengan ilmu dari Tiongkok berusia 3000 tahun ini.


Pijatan dengan teknik yang tepat memang dapat membantu untuk mengusir rasa pegal dan sakit yang terasa memalu di setiap sendi, serta membantu melancarkan peredaran darah di tubuh. Namun bukan hanya itu, adanya sentuhan yang tepat di titik-titik persendian ternyata juga akan menghasilkan sensasi relaks dan segar.

Hingga kini, pijat masih menjadi pilihan favorit bagi banyak orang untuk relaksasi tubuh. Pegal linu dan rasa lelah bisa diminimalkan dengan pemijatan selama beberapa menit. Bahkan, cara tradisional ini juga bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan kesehatan. Itu sebabnya, Tak heran bila pijat pun selalu ambil bagian dalam setiap proses perawatan tubuh. Sebut saja saat perawatan rambut, seperti keramas, creambath, atau sekadar potong rambut, dan terutama dalam proses spa yang memang menitikberatkan pada konsep relaksasi tubuh dan jiwa.

Hal ini tidak lepas dari manfaat pijat itu sendiri yang dapat membantu melancarkan peredaran darah, sehingga memberi efek kesegaran bagi tubuh secara keseluruhan. Sirkulasi darah yang lancar ini pun memberi oksigen lebih pada otak, sehingga membantu menyegarkan pikiran. Pijat ini sendiri pun bisa dimanfaatkan di berbagai usia, mulai dari bayi hingga lansia.

Seiring berjalannya waktu, berbagai teknik memijat pun berkembang di mana masing-masing teknik tersebut memiliki kegunaan dan efek tersendiri. Mulai dari pijat refleksi yang memanfaatkan titik-titik meridien pada kaki untuk pengobatan, hingga teknik memijat bayi.

Pada bayi, pemijatan merupakan satu cara untuk meningkatkan jalinan komunikasi dan kedekatan dengan orang tua. Seni sentuhan ini dapat membantu memberi rasa nyaman dan relaksasi bagi si kecil. Itu sebabnya, pijatan biasa dilakukan setiap pagi atau malam sebelum tidur agar bayi bisa tidur pulas. Setiap pijatan tersebut ternyata juga menjadi salah satu cara untuk memberi stimuli pada perkembangan seluruh indera bayi, serta membantu menumbuhkan hubungan emosional antara orangtua dan bayi. Gunakanlah minyak yang lembut bagi kulit bayi dan pijat secara perlahan.

Ketika anak beranjak besar, pemijatan pun bisa dilakukan untuk memberi efek relaksasi tubuh. Terlebih di usia ini pada umumnya anak lebih banyak melakukan kegiatan fisik yang mungkin mencederai ototnya. Oleh karena itu, dengarkanlah keluhan anak dan beri pemijatan dengan tekanan yang tidak terlalu keras. Kadang, timbulnya keluhan di bagian leher dan pundak belakang bisa dipicu karena adanya rangsangan terus menerus sejak kecil.

Di usia dewasa, pijat umumnya menjadi pelarian utama untuk mengusir rasa lelah dan stres akibat beban pekerjaan. Pemijatan ini pun kian bersifat kompleks, yang memberi relaksasi secara lebih menyeluruh, baik bagi tubuh, pikiran, maupun jiwa. Seperti yang dilansir dari The Touch Research Institute, University of Miami, pijatan memberi dampak positif pada penanggulangan stres dan kinerja seseorang setelah 15 menit menggunakan kursi pijat. Keluhan kesehatan lainnya seperti pusing, insomnia, atau radang sendi pun bisa dibantu dengan pemijatan.

Sementara pada lansia, pemijatan secara berkala dapat menekan laju tekanan darah, meningkatkan sirkulasi darah, mengendurkan otot, sekaligus merangsang otot yang lemah untuk bekerja. Tentu saja, akan lebih baik bila menguasai teknik pemijatan untuk memberi hasil maksimal.

Di sisi lain, masing-masing negara juga memiliki kekhasan cara pijat yang intinya memberikan kesegaran dan relaksasi setelah dipijat. Satu hal yang harus diingat, tak ada salahnya menggunakan terapis pijat yang profesional, yang sudah tahu bagian mana saja yang sebaiknya boleh dan tidak boleh dipijat. Pasalnya, jika salah pijat, bukan tidak mungkin justru badan akan terasa semakin pegal setelah selesai pijat.

Demikian pula penekanan pijat terlalu keras. Itu sebabnya biasanya sang terapis akan bertanya bilamana tingkat penekanannya sudah cukup, yang biasanya disesuaikan dengan selera.

Dan, untuk mendapatkan efek lebih, gunakan minyak aromaterapi untuk memijat sehingga lewat aromanya yang menenangkan Anda pun akan semakin relaks. Lagipula, minyak yang meresap lewat pori-pori kulit juga akan menjaga kelembapannya. Tak ada salahnya mencari tahu teknik pijatan yang sesuai dengan Anda. Kini, saatnya mengeksplorasi dunia pijat...

By: http://ahmadtaufik-ahmadtaufik.blogspot.com/2008/06/pijat-ala-pascasarjana.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar